/13 Proyek Strategis Nasional Baru Ditargetkan Selesai Tepat Waktu
Foto : Kepulauan Seribu

13 Proyek Strategis Nasional Baru Ditargetkan Selesai Tepat Waktu

Pemerintah kabarnya telah merilis 13 proyek baru yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Dimana, proyek – proyek tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia terdiri dari berbagai sektor, mulai dari teknologi, perkebunan, air bersih, pariwisata, kawasan ekonomi khusus, hingga energi.

Daftar 13 proyek baru yang masuk dalam PSN ini tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 tentang Perubahan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

Pemerintah melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mendorong pembangunan 13 PSN baru ini guna memastikan proyek dapat selesai tepat waktu dan juga tepat sasaran, karena dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi Indonesia baik lingkup regional maupun nasional.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo dalam siaran persnya pada 9 Agustus 2022, mengungkapkan bahwa Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) PSN perlu melengkapi berbagai hal penting yang meliputi rencana aksi proyek sampai semester I tahun 2024, milestone atau pencapaian proyek per tahun dan isu-isu kritis yang perlu ditindaklanjuti.

Mengutip keterangan pers Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) pada Selasa (9/8), Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) menjabarkan 13 PSN baru ini diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Sektor teknologi terdapat proyek Palapa Ring Integrasi.

2. Sektor perkebunan terdapat proyek Pembangunan Kelapa Dalam dan Industri Turunannya di Papua Barat.

3. Sektor Air Bersih dan Sanitasi terdapat proyek Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ir. H. Djuanda/Jatiluhur II DKI Jakarta

4. Sektor Air Bersih dan Sanitasi terdapat proyek Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ir. H. Djuanda/Jatiluhur II Jawa Barat.

5. Sektor pariwisata terdapat Proyek Pariwisata Seribu Pulau Kepulauan Seribu (DKI Jakarta).

6. Sektor kereta api yaitu Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur.

7. Sektor kawasan terdapat proyek pembangunan Kawasan Industri Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP) di Sulawesi Tenggara dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus.

8. Pembangunan Bendungan Rukoh dan Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh (Aceh).

9. Sektor energi, pembangunan PLTS Skala Besar di Kepulauan Riau.

10. Sektor pangan yaitu Integrasi PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) melalui pembentukan SugarCo, PalmCo , dan SupportingCo.

11. Proyek Pengembangan Smelter Terintegrasi PT Vale Indonesia di Bahodopi (Sulawesi Tengah),

12. Proyek Pengembangan Smelter Terintegrasi PT Vale Indonesia di Pomala (Sulawesi Tenggara).

13. Smelter Nikel Baterai Listrik di Halmahera Timur, Maluku Utara (Untuk Mendukung Industri Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia).

Melansir dari Bisnis Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo menyampaikan bahwa pertemuan untuk membahas rencana aksi 13 proyek yang baru tersebut telah digelar pada pekan lalu. Pembahasan tersebut untuk menjalankan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat internal 25 April 2022 lalu.