/Bendungan Ciawi dan Sukamahi Siap Beroperasi di Musim Hujan Kendalikan Banjir DKI Jakarta
Bendungan Ciawi (Dok. ANTARA FOTO)

Bendungan Ciawi dan Sukamahi Siap Beroperasi di Musim Hujan Kendalikan Banjir DKI Jakarta

Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat rencananya akan beroperasi dan diresmikan pada bulan ini atau Desember 2022.

Pembangunan kedua bendungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir Jakarta ketika musim hujan melanda.

Hal ini disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai kegiatan Festival Dayung Ciliwung di Jakarta Pusat pada Minggu 4 Desember 2022.

Meskipun begitu, Menteri Basuki belum bisa memastikan tanggal pasti peresmian kedua bendungan tersebut.

Namun usai diresmikan, Kementerian PUPR berencana akan mengoperasikan dua bendungan ini saat musim hujan untuk meminimalisir banjir di DKI Jakarta.

Pasalnya sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) menargetkan pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi dapat selesai pada akhir tahun ini untuk meminimalisasi banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Bendungan Ciawi memiliki kapasitas daya tampung sebesar 6,05 juta meter kubik dengan area genangan seluas 39,40 hektar yang dapat dimanfaatkan untuk mereduksi banjir sebesar 111,75 meter kubik per detik.

Pembangunan Bendungan Ciawi telah dimulai sejak Desember 2016 silam dengan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap. Bendungan ini dibangun oleh PT Brantas Abipraya dan PT. Sacna (KSO) sebagai kontraktor pelaksana dengan nilai kontrak sebesar Rp 798,70 miliar.

Selain bendungan Ciawi, terdapat juga pembangunan Bendungan Sukamahi. Pembangunan bendungan ini sudah direncanakan sejak tahun 1990 silam namun mulai dibangun pada tahun 2017 lalu dengan nilai kontrak sebesar Rp464,93 miliar dan dikerjakan oleh PT Wijaya Karya-Basuki KSO sebagai kontraktor pelaksana.

Bendungan ini memiliki kapasitas daya tampung sebesar 1,68 juta meter kubik dengan luas area genangan mencapai 5,23 hektar yang dapat dimanfaatkan untuk mereduksi banjir sebesar 15,47 meter kubik per detik.

Sebagai informasi, Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi merupakan bendungan kering pertama di Indonesia. Kedua bendungan ini dibangun sebagai pengendali banjir Jakarta.

Sebagai bendungan kering, pengoperasian Bendungan Ciawi dan Sukamahi akan berbeda dengan bendungan lain yang di mana kedua bendungan ini baru akan digenangi air pada musim hujan, sementara pada musim kemarau bendungan ini kembali kering.