/Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2022, 11 Ruas Jalan Tol Pulau Jawa Telah Beroperasi

Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2022, 11 Ruas Jalan Tol Pulau Jawa Telah Beroperasi

Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan saat ini telah ada 11 ruas jalan tol tambahan di Pulau Jawa yang sudah operasional (sepenuhnya jadi) maupun fungsional (belum sepenuhnya jadi) untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

Adapun 11 ruas jalan tol tambahan di Pulau Jawa tersebut antara lain :
1. Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin – Kayu Manis) sepanjang 3 km [Operasional].
2. Cibitung – Cilincing Seksi 1 (Cibitung – Telaga Asih) sepanjang 2,6 km [Operasional].
3. Serpong – Cinere Seksi 1 (Serpong IC – Pamulang IC) [Operasional].
4. Cengkareng – Kunciran sepanjang 14,19 km [Operasional].
5. Cimanggis – Cibitung Seksi 1A (Cimanggis – Jatikarya) sepanjang 3,17 km [Operasional].
6. Bekasi-Cawang-Kp Melayu Seksi 1A (Koneksi Toll to Toll Wiyoto Wiyono + On Ramp Jatiwaringin) sepanjang 1,17 km [Operasional]. 
7. Serang – Panimbang seksi I (Serang – Rangkas Bitung) sepanjang 26,5 km [Operasional].
8. Cisumdawu seksi 1 ruas Cileunyi – Pamulihan sepanjang 11,45 km [Operasional], Cisumdawu Seksi II Pamulihan – Sumedang sepanjang 17,05 km [Fungsional] dan Seksi III Sumedang – Cimalaka sepanjang 4,05 km [Fungsional].
9. Jakarta Cikampek Selatan (SS Sadang – SS Kutanegara) sepanjang 8,6 km [Fungsional].
10. On/Off Ramp Km 42+500 Jalan Tol Jagorawi [Fungsional].
11. SS Bojong Pekalongan Jalan Tol Pemalang – Batang [Fungsional].

Disamping itu, PUPR juga memastikan kesiapan Jalan Tol untuk arus mudik di Pulau Sumatera, Bali, Sulawesi dan Kalimantan.

Untuk Pulau Sumatera, Jalan Tol Trans Sumatera yang operasional sepanjang 673 km, diantaranya :
1. Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km,
2. Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 km,
3. Kayu Agung-Palembang-Betung (Kayu Agung-SS Kramasan) sepanjang 38 km.
4. Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi sepanjang 62 km,
5. Belawan – Medan – Tanjung Morawa sepanjang 43 km,
6. Palembang – Indralaya sepanjang 22 km,
7. Pekanbaru – Dumai sepanjang 132 km,
8. Medan – Binjai sepanjang 18 km,
9. Binjai – Stabat sepanjang 11,8 km,
10. Sigli – Banda Aceh-Sigli Seksi 3 Jantho-Indrapuri sepanjang 16 km dan Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 14 km.

Sedangkan untuk Pulau Bali, Jalan Tol yang operasional antara lain :
1. Jalan Tol Bali – Mandara sepanjang 10,07 km.
2. Jalan Batas Kota Singaraja – Mengwitani sepanjang 3,5 km.

Kemudian untuk Pulau Kalimantan dan Sulawesi, Jalan Tol yang operasional antara lain :
1. Balikpapan – Samarinda sepanjang 97,3 km, Manado – Bitung sepanjang 39,8 km,
2. Ujung Pandang/Makassar Seksi 1-3 sepanjang 10,1 km, dan Ujung Pandang/Makassar Seksi 4 sepanjang 11,6 km.

Persiapan kemantapan jalan tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan diperlonggarnya aturan pembatasan perjalanan selama pandemi Covid-19.

Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Thomas Setiabudi Aden menyebut kesiapan jalan tol di Indonesia selalu dijaga kondisinya untuk melayani masyarakat. Khususnya, pada hari-hari istimewa yang menimbulkan pergerakan barang dan jasa lebih besar dari biasanya seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.