/Dukung Persiapan RPJMN 2020-2024, Pemerintah Butuh Banyak Ahli Jembatan

Dukung Persiapan RPJMN 2020-2024, Pemerintah Butuh Banyak Ahli Jembatan

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Peraturan ini membahas sejumlah proyek strategis yang akan dikerjakan sebagai prioritas pembangunan di Indonesia dalam 5 tahun ke depan.

Pada Pasal 1 Ayat 1 Perpres ini dijelaskan mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional untuk perencanaan pembangunan nasional dalam periode 5 tahun dari 2020 hingga 2024. Salah satunya dijelaskan dalam Pasal 5 poin b mengenai proyek-proyek yang akan berjalan.

“Proyek Prioritas Strategis RPJM Nasional Tahun 2020-2024, tercantum dalam Lampiran II,” bunyi pasal tersebut.

Selain itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan untuk rencana pembangunan dalam 5 tahun mendatang salah satunya adalah target pembangunan infrastruktur jembatan panjang baru dengan total panjang mencapai 60 km yang tersebar diberbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan dari kebutuhan pembangunan infrastruktur jembatan tersebut, Indonesia saat ini sangat membutuhkan para insinyur dengan kompetensi tinggi untuk dapat merancang konstruksi jembatan bentang panjang/khusus. Melihat dari potensi tersebut, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Akhmad Suraji berencana akan membuka training terkait desain jembatan bentang khusus untuk meningkatkan kompetensi para insinyur.

Dalam training yang bertajuk “Special Course For Contractors & Supervision Consultants : Engineering Analysis Untuk Metode dan Teknik Konstruksi Untuk Jembatan Bentang Khusus” ini akan memuat pokok pembahasan tentang metode dan teknik konstruksi yang optimum terhadap keselamatan, mutu, waktu dan biaya dalam pembangunan jembatan bentang khusus.

Pelatihan ini sendiri akan diadakan pada Selasa-Rabu, 18-19 Februari 2020 dengan menghadirkan instruktur-instruktur ahli seperti, Ir. Iwan Zarkasih, M. Eng. Sc (Direktur Jembatan, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR dan Ketua HPJI DKI Jakarta), Ir. Jodi Firmansyahm MSE., Ph.D. (Pakar & Praktisi Senior Desain dan Konstruksi Jembatan Bentang Khusus), serta Ir. Arvila Delitriana, M. T (Senior Bridge Engineer dan Perancang Jembatan Bentang Khusus di Indonesia).

Informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini dapat mengunjungi link berikut.