//Hadirkan Konsep Kota Cerdas, PM Malaysia Ingin Dilibatkan Dalam Proyek IKN Baru Indonesia

Hadirkan Konsep Kota Cerdas, PM Malaysia Ingin Dilibatkan Dalam Proyek IKN Baru Indonesia

Dalam kunjungannya, Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Dalam pertemuan ini sejumlah isu dibahas, dimana salah satunya adalah rencana indonesia memindahkan ibu kota negara dari DKI jakarta ke Kalimantan Timur.

Dilansir dari Youtube Sekretariat Presiden, PM Malaysia berharap usahawan dan pebisnis malaysia dapat terlibat dalam pembangunan dan pemindahan IKN baru itu.

“Saya memohon kepada Bapak Presiden, oleh karena Bapak Presiden dan pemerintah Indonesia sedang membangunkan Kalimantan yang memang bersepadan dengan Malaysia yaitu Sabah dan Serawak, saya memohon supaya usahawan-usahawan Malaysia atapun bisnis perniagaan, ahli perniagaan di Malaysia boleh terlibat bersama di dalam pembangunan di Kalimantan,” kata Ismail usai pertemuan, Rabu.

Menurut PM Ismail, Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia ke Kalimantan Timur dinilai merupakan langkah yang tepat mengingat Malaysia sendiri juga pernah memindahkan Ibu Kotanya dari Kuala Lumpur ke Putrajaya.

Karena hal itu, PM Ismail mengaku siap berbagi pengalaman terkait hal ini dan bahkan terlibat dalam pembangunan tersebut yang ditargetkan mulai pindah tahun 2024..

Dengan adanya keberadaan IKN, Ismail Sabri Yaakob berharap hubungan kerja sama antara indonesia dan malaysia semakin meningkat yang dimana salah satunya yakni di sektor perdagangan.

Pembangunan sejumlah infrastruktur untuk mendukung proyek IKN terus berlanjut, salah satunya adalah pembangunan jalan tol.

Sebelumnya, Wilayah yang telah ditetapkan untuk ibu kota negara (IKN) indonesia yang baru di Kalimantan Timur kini telah mulai dilakukan pembangunan jalan tol menuju Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Tidak hanya itu, pembangunan bendungan yang diketahui memiliki daya tampung 11,6 juta kubik dengan debit air 2.400 liter per detik pun kini sudah memasuki tahap pembangunan fisik.

Rencananya IKN akan dibangun dengan menghadirkan konsep Kota Cerdas yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan tantangan perkotaan di masa depan terutama isu urbanisasi serta mampu membuat segala aspek di kota tersebut menjadi lebih mudah, terbuka untuk publik dan terkontrol.