/Inspeksi Lapangan Digelar Hari Ini, 2 Ruas Tol Cisumdawu Bakal Jalani Uji Laik Fungsi
Dok. Kementerian PUPR

Inspeksi Lapangan Digelar Hari Ini, 2 Ruas Tol Cisumdawu Bakal Jalani Uji Laik Fungsi

Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi II Pamulihan-Sumedang dan Seksi 3 Sumedang-Cimalaka kabarnya diperkirakan akan menjalani Uji Laik Fungsi (ULF) pada awal bulan November ini.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja.

Sebelumnya, PUPR telah menggelar rapat persiapan ULF bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri pada 28 Oktober 2022.

Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan yang kabarnya dilakukan hari ini tepatnya 1 November 2022. Dalam kunjungan ini, Direktur Teknik Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Bagus Meidi menyebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan lapangan bersama Direktorat Jenderal Binamarga melalui Direktur Jalan Bebas Hambatan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Korlantas Polri melalui Polda Jabar dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).

Adapun agenda pemeriksaan lapangan yang dilakukan untuk melihat bagaimana kesiapan dari sisi kondisi jalan, unsur kelengkapan jalan, unsur keselamatan, kesiapan BUJT, kesiapan lampu, kesiapan guide drill dan lainnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Bagus menyebut akan dilanjutkan dengan rapat pleno pembahasan hasil ULF pada 2 November 2022 untuk mengevaluasi keamanan dan kelengkapan jalan sebelum jadwal pelaksanaan ULF ditentukan.

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu yang terdiri dari 6 Seksi ini dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi mencapai Rp 14,4 triliun. Tercatat dari 6 seksi tersebut, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km sudah selesai dan operasional pada awal 2022.

Kemudian untuk Seksi 2 dilaporkan saat ini tinggal menyelesaikan pekerjaan saluran, pekerjaan perapihan, lanskap, dan pekerjaan lain-lain.

Tetapi secara prinsip kondisi main road (guardrail to guardrail) sudah selesai. Termasuk pekerjaan main road pada kawasan rawan longsor di Desa Mulyasari sudah selesai 100% meski masih meninggalkan catatan yakni terdapatnya gangguan lalu lintas di 3 lokasi pada bahu luar jalan dan climbing lane total panjang kurang lebih 790 meter.

Menanggapi persoalan tersebut, Endra menargetkan pekerjaan penanganan gangguan dapat selesai pada 30 November 2022.

Selain seksi 1 dan 2, terdapat juga Seksi 3 yang sudah selesai 100% dan siap dioperasikan.

Kemudian Seksi lainnya yang masih dalam progres konstruksi yakni Seksi 4 Cimalaka-Legok sepanjang 8,20 km dengan progress konstruksi sebesar 76,386%, Seksi 5 Legok-Ujung Jaya sepanjang 14,9 Km dengan progress konstruksi sebesar 65,770%, Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan sepanjang 5,1 dengan progress konstruksi sebesar 99,403%, dan Junction Dawuan sepanjang 0,965 Km dengan progress konstruksi 99,820%.