/Mengenal Huang Xiqiu, Perancang Rumah Sakit Corona Tiongkok Asal Indonesia

Mengenal Huang Xiqiu, Perancang Rumah Sakit Corona Tiongkok Asal Indonesia

Jakarta – Pembangunan Rumah Sakit Khusus Penderita Corona yang berada di Wuhan, Provinsi Hubei Tiongkok, menjadi salah satu bangunan tercepat yang pernah di bangun oleh Pemerintah Tiongkok. Rumah sakit berkapasitas 1.000 pasien yang diperuntukan khusus bagi penderita virus Corona ini dapat rampung kurang dari 10 hari. Namun siapa sangka, ternyata arsitek yang merancang rumah sakit ini berasal dari Indonesia, yakni Profesor Huang Xiqiu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chuying dalam konferensi pers menyampaikan pria berusia 79 tahun ini lahir di Jakarta, Indonesia. 

“Dia lahir di Jakarta, Indonesia, dan dibesarkan di China. Kami berterima kasih atas perhatian Anda semua untuk kami,” kata Chuying. Dikutip dari kompas.com

Chuying juga menyampaikan, Huang Xiqiu merupakan orang yang sangat menghargai arsitektur, terutama arsitektur medis. Sebelumnya Huang Xiqiu juga terlibat dalam pembangunan Rumah Sakit Khusus untuk pasien penderita Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) Xiaotangshan yang terletak di Kota Beijing pada 2003 lalu.

“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Anda karena memperhatikan hal detail ini. Kami percaya bahwa Tuan Huang juga menyimpan kenangan indahnya tentang Indonesia,”jelas Chuying

Sementara itu, mantan pengajar Chung Hua School, Iwan Natawidjaja menyampaikan Huang Xiqiu menyelesaikan pendidikan TK, SD, dan SMP di Chung Hua School di Jember. Huang Xiqiu dikenal sebagai murid yang cerdas, pendiam dan juga santun.

“Saya mengajar olahraga dari TK, SR (SD) sampai SMP. Tapi si insinyur ini (Huang Xiqiu) saat itu sudah lulus, dan melanjutkan pendidikannya di Surabaya. Karena di Jember tidak ada,”jelas Iwan

Proses desain Rumah Sakit Huoshenshan ini rampung pada 24 Januari 2020, kemudian dilakukan mobilisasi mesin dan peralatan konstruksinya dimulai pada tahun 25 Januari 2020. Pada 29 Januari kerangka kerja untuk lebih dari 300 kamar prefabrikasi mulai dipasang. Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan instalasi teknologi canggih dan mobilisasi peralatan kesehatan serta obat-obatan.

Rumah Sakit Huoshenshan ini memiliki luas bangunan sekitar 33.900 meter persegi dan kapasitas 1.000 tempat tidur. Dalam pembangunannya rumah sakit ini juga melibatkan 700 pekerja profesional level manajerial dan juga sekitar 4.000 tenaga konstruksi. Pembangunannya sendiri hanya memakan waktu kurang lebih 8 hari.

Sumber Foto : Xinhua