/Optimis Selesai 2022, Hutama Karya Kebut Penyelesaian Konstruksi Jalan Tol Indralaya-Prabumulih

Optimis Selesai 2022, Hutama Karya Kebut Penyelesaian Konstruksi Jalan Tol Indralaya-Prabumulih

Jakarta – Jalan tol Trans Sumatera dari Palembang menuju Provinsi Bengkulu memiliki total panjang 329 kilometer. Ruas tol Indralaya-Prabumulih merupakan salah satu rangkaian tol sepanjang 64,8 kilometer yang sudah mulai dikerjakan sejak Juli 2020 dan saat ini progresnya mencapai 37,75 persen. Hutama Karya memprioritaskan pembangunan ruas tol ini di lima zona dari total enam zona dalam proyek infrastruktur tersebut. 

“Saat ini kami fokus rampungkan lima zona, satu zona lagi akan bebas lahan Juli nanti,” jelas Hasan Turcahyo selaku Project Director Jalan Tol Indralaya-Prabumulih PT Hutama Karya (Persero). 

Ruas tol Indralaya-Prabumulih terdiri dari enam zona yang mencakup main road (jalan utama) dan dua interchange (simpang susun). Masing-masing zona memiliki panjang trase yang berbeda. Zona I sepanjang 10,5 kilometer, zona II sepanjang 12,8 kilometer, zona III sepanjang 11,7 kilometer, zona IV sepanjang 12,5 kilometer, zona V sepanjang 11,7 kilometer, dan zona VI sepanjang 9,7 kilometer. 

Menurut Hasan, proses pekerjaan di lima zona yang memiliki panjang total sekitar 52 kilometer beragam. ada yang sudah selesai pile slab, ada yang agregat dan ada juga yang masih tanah merah, dan kemudian ada yang masih proses konsolidasi atau preloading

“Sejauh ini kami tidak menemukan kendala yang berarti dalam pengerjaan. Kami optimis tol bisa rampung pada tahun 2022 mendatang sesuai dengan target yang ditetapkan,” ucapnya. 

Jalan tol ini direncanakan akan tersambung sampai ke Bengkulu. Jalan tol ini membentang dari kecamatan Indralaya Utara, Indralaya, Tanjung Batu, Payaraman yang berada di wilayah Ogan Ilir. Selanjutnya kecamatan Kelekar dan Belida Darat di Muara Enim, kemudian kembali masuk ke wilayah Ogan Ilir di kecamatan Rambang Kuang dan berakhir di kecamatan Rambang Kapak Tengah di Prabumulih.